Sunscreen

Sunscreen adalah satu produk yang paling berpengaruh untuk kulit dalam jangka panjang, dan juga yang paling sering dipakai salah. Halaman ini kumpulan review dan panduan sunscreen kami.

Yang perlu dipahami sebelum memilih

Angka SPF dan PA

SPF mengukur perlindungan terhadap UVB, sinar yang membuat kulit terbakar. PA dengan tanda plus mengukur perlindungan terhadap UVA, yang berperan pada penuaan dan flek. Untuk pemakaian harian di Indonesia, SPF 30 sampai 50 dengan PA+++ atau lebih sudah memadai. Angka SPF di atas 50 memberi tambahan perlindungan yang sangat kecil.

Jumlah pemakaian

Perlindungan yang tertulis di label hanya tercapai kalau jumlah yang dipakai cukup, sekitar dua ruas jari untuk wajah dan leher. Pemakaian yang terlalu sedikit menurunkan perlindungan secara signifikan, jadi sunscreen mahal yang dipakai tipis kalah dari sunscreen murah yang dipakai cukup.

Chemical dan physical

Physical sunscreen memakai zinc oxide atau titanium dioxide dan cenderung lebih aman untuk kulit sensitif, tapi lebih sering meninggalkan white cast. Chemical sunscreen lebih ringan dan menyerap lebih cepat. Banyak produk sekarang menggabungkan keduanya.

Cara kami menilai sunscreen

Selain enam aspek di metode review, untuk sunscreen kami perhatikan white cast, seberapa berminyak hasil akhirnya di iklim panas dan lembap, apakah bisa dipakai di bawah makeup, dan harga per ml. Sunscreen dipakai setiap hari dalam jumlah banyak, jadi harga per ml jauh lebih penting daripada harga label.

Review sunscreen per merek

Tujuh merek dibandingkan varian per varian, dengan harga, filter UV, nomor BPOM, dan jumlah ulasan pengguna. Kami cantumkan jumlah ulasan bersama ratingnya, karena rating 5,0 dari dua orang tidak berarti apa-apa.

Wardah

Dua belas varian UV Shield. Airy Smooth mendapat 4,9 dari 1.272 ulasan, Aqua Fresh hanya 3,8. Termasuk catatan reformulasi September 2025.

Azarine

Tujuh varian. Hydrasoothe punya 16.390 ulasan dengan rating 4,8. Satu varian bertentangan dengan klaim bebas alkohol milik mereknya sendiri.

Facetology

Empat varian, dan satu-satunya di kelas ini dengan pilihan mineral penuh. Mereka juga menerbitkan hasil uji SPF lebih tinggi daripada label sendiri.

Emina

Lima varian, murah, penilaian solid. Tapi tidak ada penjual resmi yang menerbitkan daftar kandungannya, jadi filter UV-nya tidak bisa diperiksa.

Implora

Dua varian di bawah Rp40.000. Yang berlabel SPF lebih rendah justru dinilai lebih baik oleh pengguna.

OMG

SPF 50 PA++++ di Rp35.000 dengan empat filter kimia. Mengandung parfum, jadi perlu hati-hati untuk kulit sensitif.

The Originote

Penilaian terendah yang kami temukan: 3,6 dari 659 ulasan. Pola keluhan bruntusan setelah dua sampai tiga bulan, dan retinol di dalam sunscreen.

Tentang halaman ini

Halaman ini disusun dari tiga hal: daftar bahan yang dicetak produsen, harga ritel yang kami periksa sendiri pada tanggal yang tertulis di atas, dan penelitian yang terbit di jurnal ilmiah. Setiap sumber di bawah bisa Anda buka dan periksa.

Kami bukan dokter dan halaman ini bukan nasihat medis. Untuk keluhan yang menetap, berubah, atau disertai gejala lain, pemeriksaan langsung oleh dokter kulit tidak tergantikan.

Cara kami menilai produk dijelaskan di metode review. Hubungan komersial kami, termasuk komisi afiliasi, ada di disclosure afiliasi.

Sumber

  1. Taylor S, Diffey B. Simple dosage guide for suncreams will help users. BMJ 2002;324:1526. PMID 12077052. Dasar aturan dua ruas jari, yang menghitung jumlah setara 2 mg/cm² yang dipakai saat menguji SPF.
  2. Faurschou A, Wulf HC. The relation between sun protection factor and amount of sunscreen applied in vivo. British Journal of Dermatology 2007. PMID 17493070. Hubungan antara jumlah yang dipakai dan perlindungan tidak lurus, jadi memakai separuh jumlah bukan berarti mendapat separuh SPF.
  3. Teramura T, dkk. Relationship between sun-protection factor and application thickness in high-performance sunscreen: double application of sunscreen is recommended. Clinical and Experimental Dermatology 2012. PMID 23050556.
  4. Sunscreens: a review of UV filters and their allergic potential. Dermatitis 2023. PMID 36279254. Tidak ada laporan dermatitis kontak alergi maupun fotoalergi untuk titanium dioxide dan zinc oxide, sementara oxybenzone adalah filter kimia yang paling sering dilaporkan sebagai pemicu.
  5. A review of inorganic UV filters zinc oxide and titanium dioxide. PMID 30444533.
Scroll to Top